- Sate Petir Pak Nano: Disambar Sate Petir Racikan Pak Nano yang Bikin Ketar-ketir
- Sagoo Kitchen: Gurih Mantap! Nasi Goreng Kunyit Ayam Bledos di Resto Jadoel
- Melewati Garut? Jangan Lupa Makan Enak Dulu di 5 Tempat Ini
- Hotel Indonesia Natour Raih Penghargaan dari ITTA Foundation
- Beda Tahu Petis Bandung yang Dicicip Jokowi dengan Tahu Petis Semarang
- Redjeki Kuliner: Malas Masak? Pesan Saja Ayam Goreng dan Sayur Lodeh Enak Ini
- Sumber Bestik Pak Darmo: Empuk Gurih Bestik Lidah yang Menggoyang Lidah
- Waroeng Keroepoek : Menikmati Wedang Bergaya Kekinian di 'Cafedangan'
Danau Mooat
- Kabupaten Bolaang Mongondow
- Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
- Kabupaten Gorontalo
- Kabupaten Kepulauan Sangihe
- Kabupaten Kepulauan Sitaro
- Kabupaten Kepulauan Talaud
- Kabupaten Minahasa
- Kabupaten Minahasa Selatan
- Kabupaten Minahasa Tenggara
- Kabupaten Minahasa Utara
- Kota Bitung
- Kota Kotamobagu
- Kota Manado
- Kota Tomohon
Danau Mooat merupakan danau kedua terbesar di Provinsi Sulawesi Utara ini mempunyai luas 910 ha, terletak di Kecamatan Modayag atau sekitar 23 km dari Kotamobagu Kabupaten Bolaang Mongondow. Terbentuk pada kubangan kawah di ketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut, danau ini dalam kawasan cagar alam Gunung Ambang dan merupakan obyek wisata yang menawan karena di samping hawanya sejuk obyek wisata ini dikelilingi kawasan hutan hujan yang lebat. Sekitar 1,5 km dari danau ini terdapat danau kecil bernama Danau Tondok dengan fasilitas rumah adat, gedung kesenian, penginapan, restoran, marina dan fasilitas jet sky. Danau Moat mempunyai arti penting bagi Propinsi Sulawesi Utara karena selain sebagai sumber air bagi kebutuhan pertanian, perikanan dan konsumsi serta objek wisata, sumber air Danau Moat digunakan untuk PLTA untuk memenuhi kebutuhan listrik di Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo. Populasi ikan nilem di perairan Danau Mooat sangat banyak, ikan tersebut mendominasi hasil tangkapan nelayan.
Sumber: berbagai sumber

Provinsi
